Kembali ke Halaman Utama
Bab E|

Sistem Kliring dan Setelmen Ritel

Retail Clearing and Settlement

Statistik SKNBI (Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia) termasuk kliring kredit dan debit.

2 Tabel
45 Indikator
+1 Baru

Daftar Tabel

E.1

SKNBI

KEEP

BI National Clearing System

20
indikator

Justifikasi

KEEP dengan penambahan Straight-Through Processing (STP) Rate. SKNBI adalah infrastruktur kliring fundamental. Data kredit/debit clearing tetap diperlukan.

Sumber Tabel: 10a
Benchmark: CPMI-BIS Red Book Table 12 (Retail payment systems)
+1 indikator baru
E.2

SKNBI Regional

SIMPLIFY

SKNBI by Region

25
indikator

Justifikasi

SIMPLIFY dari Tabel 10b (146 indikator). Mengurangi ke top-10 provinsi + agregat. Data saat ini mayoritas bernilai "-" (not available).

Sumber Tabel: 10b
Benchmark: CPMI Red Book - Country tables

Indikator Baru

NEW-10

STP Rate SKNBI

MEDIUM

SKNBI Straight-Through Processing Rate

Metodologi: Jumlah transaksi yang diproses otomatis tanpa intervensi manual / Total transaksi x 100%
Justifikasi: Mengukur efisiensi operasional kliring. CPMI-BIS mendorong peningkatan STP rate sebagai indikator modernisasi infrastruktur pembayaran.
Sumber: Bank Indonesia

Benchmark Internasional

10a-3

Volume Transaksi SKNBI

SKNBI Transaction Volume

100%

Volume transaksi kliring nasional (kredit + debit).

Red Book: Table 12 - Retail payment systems

Ekuivalen Internasional

BIS/CPMIRetail payment systems - Number of transactions
Annual
United StatesACH Network Volume
Annual
United KingdomBacs Payment Volumes
Annual